Andai Al-Qur’an Bisa Bicara
Dalam senja ku terdiam
Teringat ku akan kekhilafanku
Dulu, ketika aku masih seorang anak kecil
Ku selalu bersamamu
Kubaca kau setiap hari
Kulantunkan syair-syair indahMu setiap saat
Engkau telah menjadi sahabat terbaikku dimasa itu
Namun
kini, ketika ku beranjak dewasa
Diriku
mulai melupakanmu
Engkau
pun usang dan tak terawat
Kini
sahabatku berganti
Sebuah
benda kecil
Yang
membuat siapapun melupakan semua hal ketika bersamanya
![]() |
Andai al-Qur’an bisa bicara
Mungkin ia akan menuntut kita karna telah melupakannya
Andai al-Qur’an berperasaan
Mungkin ia sangat sedih terhadap apa yang kita perbuat terhadapnya
Andai al-Qur’an mampu menyampaikan suaranya
Mungkin ia akan menghakimi kita dalam persidangan
Andai al-Qur’an mampu mengeluh
Mungkin ia akan mengadukan kita kepada Sang Maha Pencipta
Sahabatku
seiman dan seagama
Selama
nafas masih berhembus
Selama
nadi masih berdetak
Jangan
pernah melupakan wasiat Rasulullah
Al-Qur’anlah
yang akan menolong diri kita
Pada
hari akhir kelak
Cintailah ia seperti engkau mencintai dirimu sendiri
Rawatlah ia seperti engkau merawat harga dirimu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar