Membaca merupakan kewajiban bagi setiap manusia, terutama pelajar.
Karena dengan membaca, seseorang akan mendapatkan pengetahuan dan hal-hal baru
yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan. Bahkan ada yang mengatakan bahwa
membaca adalah jendela dunia. Disisi lain, membaca Alquran bukan lagi menjadi
sebuah kewajiban bagi setiap umat Islam melainkan sebagai suatu kebutuhan. Pada
dasarnya, membaca Alquran memiliki kenikmatan tersendiri bagi yang bisa
menghayati makna yang terkandung didalamnya. Membaca Alquran perlu ditanamkan
sejak dini agar ketika seseorang beranjak dewasa, ia tidak akan melalaikan Alquran
tetapi mampu menjadikan Alquran sebagai teman dalam kesehariannya.
Pentingnya membaca Alquran dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad saw
yang artinya “bacalah Alquran karena sesungguhnya dia datang memberi syafaat
bagi pembacanya di hari kiamat.” (H.R. Muslim). Oleh karena itu, belajar
membaca Alquran atau yang sering kita sebut dengan belajar mengaji menjadi
sangat penting untuk dilaksanakan. Karena dalam membaca ayat-ayat Alquran,
seseorang perlu memperhatikan tajwid dan makhrajnya.
Alquran merupakan Kalamullah, sehingga dengan membacanya kita akan
memperoleh pahala. Apalagi jika kita mampu menghayati dan mengamalkan
ajaran-ajaran yang terkandung didalamnya. Rasululullah saw bersabda: “Barangsiapa
membaca satu huruf dari Alquran maka dia mendapat satu kebaikan, sedangkan satu
kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat.” Ironinya, di zaman yang
serba modern ini umat Islam mulai melupakan Alquran terutama dikalangan pemuda.
Mereka telah dihegemoni oleh peradaban Barat dengan munculnya
teknologi-teknologi yang semakin canggih, misalnya handphone. Seseorang
lebih suka menghabiskan waktu dengan telepon selulernya dibandingkan dengan
membaca Alquran.
Membiasakan diri untuk membaca Alquran harus dimulai sejak dini.
Ketika seseorang belajar mengaji di usia dini, tentunya akan lebih mudah untuk
menerima dan mengingat apa yang disampaikan oleh gurunya. Tetapi ketika
seseorang belajar ketika sudah dewasa, tentu akan sulit untuk menerima dan
mengingatnya. Karena belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu
sedangkan belajar sesudah dewasa bagaikan mengukir di atas air.
Alquran memiliki berbagai manfaat bagi para pembacanya. Oleh karena
itu, membaca dan mencintai Alquran merupakan suatu kebutuhan bagi umat Islam.
Manfaat tersebut diantaranya adalah dengan membaca Alquran kita akan memperoleh
sepuluh kebaikan dari setiap ayatnya. Selain itu, dengan membaca Alquran hati
kita akan merasa lebih tentram karena Alquran mampu menyejukkan hati bagi para
pembacanya. Ayat-ayat yang terkandung dalam Alquran juga mampu memberikan
motivasi dan semangat ketika kita memiliki masalah yakni dengan memahami makna
yang terkandung didalamnya. Bagi seseorang yang sudah bisa mencintai Alquran,
ia akan merasa tidak nyaman ketika dalam satu hari ia belum menyempatkan
waktunya untuk membaca Alquran. Karena melalui Alquran, ia bisa berkomunikasi
langsung dengan Allah swt. Selain itu, ia juga mampu memiliki jiwa yang sejuk
dan penuh dengan kesabaran, serta memiliki hati yang jernih, jiwa dan pikiran
yang lapang dan wajah yang bercahaya. Biasanya orang-orang seperti ini memiliki
prinsip, dalam sehari mereka bisa membaca Alquran sebanyak satu juz. Namun yang
perlu diingat adalah ketika kita melakukan suatu hal termasuk membaca Alquran,
haruslah dilandasi dengan rasa ikhlas sehingga kebaikan yang terkandung
didalamnya akan datang dengan sendirinya kepada diri kita.
Berdasarkan pengamatan penulis, dewasa ini membaca Alquran bukan
lagi menjadi rutinitas yang diminati oleh mahasiswa. Mereka lebih suka bermain
dan menghabiskan waktu dengan layar teleponnya. Padahal mahasiswa seharusnya
mampu mencintai Alquran, terutama mahasiswa UIN Walisongo Semarang mengingat kebaikan-kebaikan
dan manfaat yang terkandung didalamnya serta UIN Walisongo merupakan kampus
Islam yang tentunya didalamnya banyak ditanamkan nilai-nilai Islami. Oleh
karena itu, ketika memiliki waktu luang sempatkanlah diri untuk membaca Alquran
meskipun hanya satu ayat. Selain itu, buatlah waktu khusus untuk membaca Alquran
setiap harinya sehingga hari-hari kita tidak pernah kosong dari membaca Alquran
dan mengingat Sang Maha Pencipta. Bukankah lebih baik jika kita menjadikan
rutinitas membaca Alquran sebagai hobi daripada hanya menghabiskan waktu dengan
hal-hal tidak berguna yang justru bisa menambah tabungan dosa pada diri kita. Mulai
dari sekarang, marilah belajar mencintai Alquran dan menanamkan nilai-nilai
yang terkandung didalamnya agar kita menjadi insan yang lebih baik dan mendapatkan
tempat terbaik di akhirat kelak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar